Sebagai
Pusat Perdagangan Aktifitas Perekonomian di Kecamatan Hinai berkembang secara
perlahan, dengan dibentuknya pusat perbelanjaan oleh – oleh yang berbentuk
makanan seperti Kerupuk Tempe dan Rengginang serta Emping dan Berbentuk Hiasan
Rumah berupa Keramik.
selamat datang
Kamis, 26 Januari 2012
PEMERINTAHAN KECAMATAN
Berikut
kami sampaikan priodenisasi masa Kepemimpinan di Kecamatan Hinai sejak tahun
1952, adapun Pejabat yang pernah menduduki Jabatan sebagai Assisten Wedana
ataupun menjabat kedudukan sebagai Camat di wilayah Kecamatan Hinai adalah
sebagai berikut :
1. OK
TAJUDIN (Assisten Wedana) Tahun 1952 s/d 1954
2. OK KAHAR (Assisten Wedana) Tahun 1954 s/d
1960
3. ABDUL HALIM NAPITUPULU (Assisten Wedana)
Tahun 1960 s/d 1965
4. ABDUL HAMID TANJUNG (Camat) Tahun 1965 s/d
1969
1. RIDWAN
A. GALUA, BA. (Camat) Tahun 1969 s/d 1975
2. M.
YUSRA, BA. (Camat) Tahun 1975 s/d 1977
3. R.
ISMED, BA. (Camat) Tahun 1977 s/d 1978
4. M. THAIB,
BA. (Pj. Camat) Tahun 1978 s/d 1979
5. MULYONO,
BA. (Camat) Tahun 1979 s/d 1980
6. Drs.
CHAIR NST (Pj Camat) Tahun 1980 s/d 1980
7. BENYAMIN,
BA. (Camat) Tahun 1980 s/d 1983
8. ABDUL
AZIZ, BA. (Camat) Tahun 1983 s/d 1989
9. Drs.
SOFYAN NST (Camat) Tahun 1989 s/d 1990
10. Dra.
DIANA SARI (Camat) Tahun 1990 s/d 1992
11. JAMALUDDIN
LUBIS, BA. (Camat) Tahun 1992 s/d 1999
12. NORMAN
T, SH. (Camat) Tahun 1999 s/d 2004
13. DHANI
SETIAWAN ISMA, S.Sos. (Camat) Tahun 2004 s/d 2005
14. Drs.
BINAWAN (Camat) Tahun 2005 s/d 2010
15.
SUWARNO. BA (Camat) Tahun 2010 s/d 2011
16.
YUSHILDA USMAN, S.Sos. M.AP (Camat) Tahun 2011
s/d sekarang
Senin, 16 Januari 2012
SEJARAH KECAMATAN HINAI
Pada masa pemerintahan Kolonial Belanda, Kecamatan Hinai adalah
merupakan atau berada di bawah pemerintahan/kerajaan Sultan Langkat dengan
pusat pemerintahannya terletak di kota Tanjung Pura, selanjutnya pada waktu itu
Kabupaten Langkat merupakan Asisten Keresidenan dan di bawahnya terdiri 3
(tiga) Luhak yaitu :
1. Langkat Hulu
2. Langkat Hilir
3. Teluk Haru
Dengan adanya pembentukan Luhak maka pada waktu itu Kecamatan Hinai
merupakan bagian dari Luhak Langkat Hilir dikenal dengan Juruan Hinai dan waktu
itu dipimpin oleh seorang Datuk bernama OK. ABDUL RAHMAN Gelar Datuk Sebiji
Diraja.
Selanjutnya pada masa Kemerdekaan, status Kabupaten Langkat masih sebagai
Keresidenan dan sekitar tahun 1947 s/d 1949 Kabupaten Langkat dibagi 2 (dua)
yang terdiri dari :
1. Pemerintahan
NST (Negara Sumatera Timur)
2. Negara
Kesatuan Republik Indonesia
Keluarnya PP No. 7 tahun 1965 tentang pembentukan daerah otonom di Propinsi
Sumatera Utara maka Kabupaten Langkat ditetapkan menjadi Daerah Otonom. Pada waktu itu Kabupaten Langkat juga dibagi
menjadi 3 (tiga) yang disebut Kewedanaan.
Dengan ditetapkannya Kabupaten Langkat menjadi Daerah otonom maka pada
waktu itu Kecamatan Hinai berada di bawah Pemerintahan seorang Assisten Wedana
dengan membawahi 14 (empat belas) Kampung yaitu :
1.
Kampung Cempa
2.
Kampung Batu Melenggang
3.
Kampung Suka Mulia
4.
Kampung Tanjung Muda
5.
Kampung Suka Damai
6.
Kampung Kebun Lada
7.
Kampung Baru Pasar 8
8.
Kampung Suka Jadi
9.
Kampung Paya Rengas
10.
Kampung Hinai Kanan
11.
Kampung Muka Paya
12.
Kampung Padang Kedondong
13.
Kampung Tamaran
14. Kampung Perkebunan Tj.
Beringin
Selasa, 10 Januari 2012
GAMBARAN UMUM DAERAH KECAMATAN HINAI
1.
Kondisi Geografis Daerah
a. Batas Administrasi Daerah
Kecamatan Hinai
merupakan salah satu Kecamatan yang ada di Kabupaten Langkat, dengan Ibukotanya
Kelurahan Kebun Lada. Jarak dari Ibukota Kabupaten Langkat dengan Ibukota
Kecamatan Hinai adalah ± 14 Km dengan batas-batas wilayahnya sebagai berikut :
ü
Sebelah
Utara berbatasan dengan Kecamatan Tanjung Pura.
ü
Sebelah
Timur berbatasan dengan Kecamatan
Secanggang.
ü
Sebelah
Selatan berbatasan dengan Kecamatan Wampu.
ü
Sebelah
Barat berbatasan dengan Kecamatan Padang Tualang.
b. Luas Wilayah
Kecamatan Hinai memiliki luas wilayah
114,28 Km² atau 11.428 Ha dan terdiri dari :
·
12
Desa dan 1 Kelurahan, yang terdiri dari :
1. Desa Cempa
2. Desa Tamaran
3. Desa Batu Melenggang
4. Desa Muka Paya
5. Desa Tanjung Mulia
6. Desa Hinai Kanan
7. Desa Suka Damai
8. Kelurahan Kebun Lada
9. Desa Baru Pasar 8
10. Desa Paya Rengas
11. Desa Suka Jadi
12. Desa Perk. Tanjung Beringin
13. Desa Suka Damai Timur
·
6
Lingkungan dan 77 Dusun.
c. Kondisi Topografis
Kecamatan Hinai pada umumnya merupakan
dataran rendah dengan ketinggian ± 4 m
dari permukaan laut dan terletak antara :
Lintang Utara : 03°
47’ 06” - 03° 53’ 42”
Bujur Timur : 98°
22’ 28” - 98° 28’ 31”
2.
Gambaran Umum Demografis
a. Jumlah Penduduk
Jumlah
penduduk di Kecamatan Hinai s/d Bulan Desember 2010 sebanyak 58.018 jiwa. Yang
terdiri dari :
·
Laki-laki
: 29.767 Jiwa
·
Perempuan
: 28.251 Jiwa.
·
Jumlah
Kepala Keluarga : 15.689 KK
·
Kepadatan
penduduk : 5,511 Jiwa/
Km
3.
Kondisi Ekonomi
a. Potensi
Unggulan Kecamatan Hinai
Secara umum Kecamatan Hinai
mempunyai potensi yang cukup baik yaitu di bidang pertanian, perkebunan kelapa
sawit (PTP dan perkebunan rakyat) dan industri pengolahan keramik dan
lain-lain.
·
Bidang
Pertanian dan Tanaman Pangan yaitu seperti :
Tanaman padi sawah dan luas
sawah 2.359 Ha. Rata-rata hasil per hektar (Ha) antara 5 ton sampai dengan 6
ton, sedangkan tanaman lain seperti kacang tanah, kacang kedelai, dan jagung.
·
Bidang
Perkebunan Sawit seperti :
PTP
II yang berada di desa Perkebunan Tanjung Beringin ± 3.500 Ha dan untuk
perkebunan rakyat menyebar di masing-masing desa/ keluarahan.
·
Industri
Pengolahan seperti pengrajin keramik, batu bata, industri makanan seperti
pembuatan emping, kerupuk dari ubi dan lain-lain.
Untuk
Industri keramik saat ini menjadi andalan di Kecamatan Hinai karena
pemasarannya sampai keluar provinsi Sumatera Utara.
Hinai, Langkat, Sumatera Utara, Indonesia
Jalan Stabat - Gebang, Hinai, Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)